Pertanyaan "bikin website berapa?" mirip dengan "bangun rumah berapa?". Jawabannya tergantung ukuran, bahan, dan siapa yang mengerjakan. Daripada memberi satu angka yang menyesatkan, artikel ini membahas komponen biayanya, supaya Anda bisa membandingkan penawaran dengan adil.
1. Jenis website
Ini faktor terbesar. Secara umum, dari yang paling sederhana:
- Landing page (1 halaman): untuk satu produk, satu layanan, atau satu kampanye. Paling cepat dan paling terjangkau. Lihat contoh landing page UMKM.
- Company profile (4–10 halaman): beranda, tentang, layanan, portofolio, kontak. Cocok untuk perusahaan jasa dan instansi. Contoh: company profile konsultan bisnis.
- Toko online / katalog: perlu manajemen produk, stok, dan pembayaran. Biaya naik karena ada sistem di baliknya.
- Aplikasi web custom: sistem informasi, dashboard, portal layanan. Dihitung per fitur dan biasanya membutuhkan analisis kebutuhan terlebih dahulu.
2. Desain template atau desain khusus
Template yang disesuaikan jauh lebih hemat dan cepat. Desain khusus dari nol memberi identitas yang unik, tapi membutuhkan lebih banyak jam kerja untuk riset, rancangan, dan revisi.
3. Siapa yang menyiapkan konten
Teks, foto, dan logo sering menjadi penyebab proyek molor. Jika jasa pembuat website juga menulis copywriting dan menyiapkan foto, wajar bila harganya lebih tinggi. Tanyakan di awal: apakah penulisan konten termasuk?
4. Fitur tambahan
Formulir, booking, multi-bahasa, integrasi WhatsApp, blog, galeri yang bisa diubah sendiri (CMS), atau login pengguna. Setiap fitur menambah waktu pengerjaan dan pengujian.
5. Biaya tahunan yang sering terlupa
- Domain: diperpanjang setiap tahun. Domain .id, .web.id, .co.id, dan .com punya harga berbeda.
- Hosting atau server: tempat website disimpan. Website statis bisa sangat murah; aplikasi dengan database butuh server yang lebih kuat.
- Sertifikat SSL (https): kini banyak yang gratis, pastikan sudah termasuk.
- Pemeliharaan: pembaruan konten, perbaikan, dan backup. Tanyakan apakah ada masa garansi setelah website jadi.
Cara membandingkan penawaran dengan adil
- Minta rincian: jumlah halaman, fitur, jumlah revisi, dan siapa pemilik domain.
- Pastikan domain didaftarkan atas nama Anda, bukan atas nama penyedia jasa.
- Minta contoh hasil kerja yang bisa dibuka langsung, bukan hanya gambar.
- Cek kecepatan website contoh di HP. Website yang lambat akan merugikan Anda setiap hari.
Mulai dari yang paling dibutuhkan
Untuk sebagian besar UMKM, landing page adalah titik awal paling masuk akal: cepat jadi, mudah dibagikan di media sosial, dan bisa dikembangkan menjadi website lengkap ketika usaha tumbuh. Baca juga perbedaan landing page dan company profile.
Di GoGov, harga disesuaikan dengan kebutuhan dan budget Anda. Ceritakan kebutuhan Anda via WhatsApp untuk mendapat rincian penawaran.